Join bersama saya dengan klik link ini.. Mari berbagi...!!! Jabat erat...
Biasanya suka diselingi dengan game-game ringan, buka internet, dll.
Akan tetapi, melakukan selingan seperti di atas akan berabe juga kalau ketahuan sama bos.. kalaupun bos kita baik, tetep paling tidak kita akan merasa malu dibuatnya.
Cara mencegahnya ya sudah barang tentu dengan segera kita menutup jendela-jendela game atau internet kita begitu tahu bos akan menghampiri kita.
Cara seperti ini tentu sangat berabe, karena harus satu persatu kita tutup paksa.. belum lagi dengan kegugupan kita, .. bisa dibayangkan.. :)
Solusinya.., ada banyak cara supaya program-program kita itu segera menghilang tanpa kita harus menutupnya.
Salah satunya kita bisa gunakan DoubleDesktop.
Dengan dobel desktop, komputer kita seolah mempunyai dua buah tampilan layar desktop..
Tampilan layar pertama bisa kita gunakan hanya untuk program yang berhubungan dengan pekerjaan saja, dan satu tampilan lagi kita gunakan untuk keperluan pribadi kita.
Sehingga apabila diperlukan, hanya dengan satu klik, tampilan layar komputer kita akan berpindah dari satu tampilan ke tampilan lainnya.
Setelah diinstall maka pada tray icon akan ada penambahan icon baru..berwarna merah
Kakek tersebut lalu meremas-remas uang itu hingga lusuh. Di remasnya terus hingga beberapa saat. Ia lalu kembali bertanya “Siapa yang masih mau dengan uang ini lusuh ini?” Anak-anak itu tetap bersemangat mengacungkan tangan.
Kita tetap tak ternilai di mata Allah.
Saya berfikir saat masih kecil bangga akan Indonesia karena semuanya...
Saya selalu menangis ketika sekolah membawakan lagu Indonesia Raya saat upacara..
Saya bangga ketika melaksanakan perayaan 17 agustus di setiap tahunnya...
Tapi entah..
Sejak saya mengerti akan "gila"nya politik di Indonesia, saya merasa malu...sangat malu...
Entah saya harus bangga atau harus menutup muka saat ini, apa mereka para kaum besar yang duduk di bangku mewah, mempunyai kendaraan luar biasa mahalnya, dan memiliki ajudan banyak di setiap daerah menutup kuping, apa dan bagaimana nasib rakyat di negerinya??
Hey....Bapak & Ibu disana..masih banyak sekali pekerjaan kalian, rakyatmu butuh sentuhan lembut kalian, bukan menunggu kepastian yang tak ada ujungnya.. sedangkan setiap tahunnya kalian menerima gaji yang semakin bertambah banyak.
Pagi ini saya melawati kawasan kumuh, masih banyak yang mandi, cuci baju, bahkan buang air besar di sungai..( itu hal terkecil )..masih banyak yang lebih parah, apa kalian tidak menonton tayangan berita2 di tv?? atau kalian sengaja menutup mata, telinga dan hati kalian..
ini adalah suara rakyat yang membutuhkan perhatian kalian..hanya ini..
Sekarang alamat blog gue yang http://deniransha.blogspot.com telah berganti menjadi http://deniprast.blogspot.com atau anda juga bisa mengakses di http://www.deniprast.co.nr/
Dilihat dari judulnya pasti pada bingung apa maksudnya. Ini Cuma cerita gue aja 'n gue juga mau ngasih nasihat buat kalian semua..
Begini ceritanya,, Waktu itu gue jadian ma seorang cewek yang namanya sebut saja AD (Eiitts,, kok malah kayak inisial orang maling ayam,hehehe…). Oke kita ganti inisial dan sebut saja namanya Melati(19) (Kalo ini malah kayak korban pemerkosaan ya,hehehe… :D). Daripada ngeributin nama gue lanjutin ja ya ceritanya. Gue jadian di akhir taun 2009, gue jalani awal taun bersama dia tepatnya bulan Januari saja. Satu bulan itu gue jalan bareng dia susah seneng sama-sama tapi kayaknya banyak susahnya deh,hehehe…
Dan pada suatu hari gue inget dia ultah di awal bulan Februari, gue bingung mau ngasih apa. Soalnya gak pernah ngasih kado ke cewek, pacaran aja jarang. Dan di suatu hari dia minta sesuatu yang aneh dan gue juga mikir kayaknya belum pernah liat. Kurang lebih percakapanya gini:
Melati: “Aku lagi pengin boneka kodok warna pink nih..”
Gue : “Emang ada??? Yang bener aja??”
Melati : “Aku dah pernah liat kok di Jogja”
Gue : “Okelah coba aku cari dulu y?? (^_^!!)” (dalam hati gue bilang,”kampreeet..masak cuma beli boneka gue harus jauh2 ke jogja…###!!&$$”).
Pada malam harinya gue minta temen gue anterin gue muter-muter Magelang buat nyari tuh boneka kodok warna pink..
Di suatu toko boneka gue tanya ma penjualnya, “Mbak ada boneka kodok warna pink nggak??” Penjualnya menjawab,”Wah mas saya belum pernah jual boneka kodok warna pink, warna ijo mah banyak, buat ceweknya ya mas bonekanya??”.
“Iya sih mbak saya juga belum pernah liat,, itu bonekanya buat kodok saya kok mbak yang pengin punya cewek kodok warna pink,hahaha…”. Terus gue cabut lagi melanjutkan thowaf di Magelang untuk melanjutkan nyari kodok warna pink. Seluruh toko boneka gue samperin dan hasilnya nihil. Dan tinggal satu toko lagi yang belum. “ini yang terakhir, kalo gak ada terpaksa gue harus ke Jogja”, pikirku.
Nyampe di toko itu ternyata yang jual temen SMPku dan disana ternyata ada. “Wah perjalanan kita malam ini gak sia-sia bro..”, kata gue ke temen gue yang setia nemenini gue malem itu.
Hari berikutnya gue ngasih boneka itu ke dia, dia seneng bgt kayaknya.. “Tuh belinya pake pengorbanan tau”, kata gue dalam hati.
Dan hari berikutnya lagi gue ada something problem ma dia, gue pikir wajarlah dalam suatu hubungan tapi lama-lama masalah itu makin besar dan gak bisa dipungkiri apa yang gue takuti terjadi. Gue putus ma dia tepat di hari ulang tahunnya..
Ingat sekali lagi “Jangan ngasih boneka kodok pink ke pacar kamu..!!”
Ini adalah sebuah gambar yang bikin gue gak bisa ngomong apa2... Langsung ja kita liat dan kita rasakan..

Sebelum UAS semester 2 ini, bener2 disibukan dengan banyak tugas-tugas ampe lupa posting di blog *lebay*,hehe..
Berikut ini tugas yang akhirnya selesai dengan bertapa selama berminggu-minggu. Nich aku kasih source codenya dalam bahasa C++, silakan buat temen-temen yang mau copy ini ato mau menambahkan, semoga saya dapat pahala, amien.. hehehe..
Berikut programnya...
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
#include<string.h>
typedef struct student
{
char fname[20];
char lname[20];
char fak[20];
char jur[20];
char address[20];
int id;
int age;
}student;
int main()
{
float id;
FILE *fp,*ft;
char another, choice;
student stu;
char fname[20];
char lname[20];
long int recsize;
fp=fopen("master.DAT","rb+");
if(fp==NULL)
{
fp=fopen("master.DAT","wb+");
if(fp==NULL)
{
printf("File gagal diakses");
}
}
recsize=sizeof(stu);
while(!(choice=='5'))
{
printf("\n ");
printf("\n================");
printf("\nMENU TRANSAKSI");
printf("\n================");
printf("\n1.Tambah data");
printf("\n2.Hapus data");
printf("\n3.Edit data");
printf("\n4.Tampil data");
printf("\n5.Keluar");
printf("\n================");
printf("\nPilihan [1..5]: ");
fflush(stdin);
scanf("%c",&choice);
printf("\n================");
switch(choice)
{
case'1':
fseek(fp,0,SEEK_END);
another='Y';
while(another=='Y'||another=='y')
{
clrscr();
printf("\n===============");
printf("\n TAMBAH DATA ");
printf("\n===============");
printf("\nNama lengkap : ");scanf("%s%s",&stu.fname,&stu.lname);
printf("\nUmur : ");scanf("%d",&stu.age);
printf("\nAlamat : ");scanf("%s",&stu.address);
printf("\nNPM : ");scanf("%d",&stu.id);
printf("\nFakultas : ");scanf("%s",&stu.fak);
printf("\nJurusan : ");scanf("%s",&stu.jur);
fwrite(&stu,recsize,1,fp);
printf("\n===============");
printf("\nMau tambah data lagi[Y/T]? ");
fflush(stdin);
another=getchar();
}break;
case'2':
another='Y';
while(another=='Y'||another=='y')
{
clrscr();
printf("\n");
printf("\nNPM yang akan dihapus: ");scanf("%d",&id);
ft=fopen("TEMP.DAT","wb");
rewind(fp);
while(fread(&stu,recsize,1,fp)==1)
{
if(stu.id!=0)
fwrite(&stu,recsize,1,ft);
}
fclose(fp);
fclose(ft);
remove("master.DAT");
rename("TEMP.DAT","master.DAT");
fp=fopen("master.DAT","rb+");
printf("\nMau Hapus data lagi[Y/T]?");
fflush(stdin);
another=getchar();
}break;
case'3':
another='Y';
while(another=='Y'||another=='y')
{
clrscr();
printf("\n");
printf("Nama yang akan diedit: ");scanf("%s",stu.fname);
printf("\n===================================");
printf("\n\n Maaf");
printf("\nProgram dalam perbaikan!!");
printf("\n===================================");
printf("\nMau edit data lagi[Y/T]?");
fflush(stdin);
another=getchar();
}break;
case'4':
rewind(fp);
clrscr();
printf("\n===============");
printf("\n DAFTAR DATA");
while(fread(&stu,recsize,1,fp)==1)
{
printf("\n=====================================");
cout<<"\nNPM : "<<stu.id;
printf("\n=====================================");
cout<<"\nNama lengkap : "<<stu.fname<<stu.lname;
cout<<"\nUmur : "<<stu.age;
cout<<"\nAlamat : "<<stu.address;
cout<<"\nFakultas : "<<stu.fak;
cout<<"\nJurusan : "<<stu.jur;
}break;
case'5':
fclose(fp);
break;
}//switch(choice)
}//while(!(choice=='5'))
}//int main()
Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian.
Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…
aku takut sendirian.
Tulisan ini terdapat dalam buku Kepada Cinta (Gagasmedia, 2009), buku kumpulan surat cinta dari berbagai macam penulis. Selain memuat 25 cinta para pemenang Sayembara Menulis Surat Cinta GagasMedia 2008, ada juga surat cinta dari Adhitya Mulya, Christian Simamora, Andi Eriawan, Ita Sembiring dan penulis lainnya.
Kata orang, kalo mau ngeblog,
tulislah perasaan paling kuat yang lagi kamu rasakan.
Well, saya lagi jatuh cinta,
dan saya ingin menulis tentang itu.
Now, this is the problem. Saya takut menulis tentang cinta. You know, tulisan tentang cinta, adalah tulisan yang paling susah untuk ditulis. Karena, sangat susah menulis tentang cinta tanpa terlihat dangdut, corny, atau downright menya-menye. Saya tidak ingin tulisan yang saya buat jadi terlihat seperti surat cinta mbak-mbak dan mas-mas pembantu rumah: “Kalau kamu jadi madu, aku jadi lebahnya.” Hoek. Atau, “Kalau kamu jadi kumbang, aku jadi sepedanya… sepeda kumbang.” Dobel hoek.For me, what I have with you now,
lebih dari analogi yang melibatkan serangga.
Hmmmmm…
Tapi kalau mau dianalogikan, let me get a shot: falling in love with you is like prasmanan tanpa pernah terpuaskan. Semua detail-detail sifat yang kamu tawarkan: quirkiness kamu, ketidaklaziman kamu, kemengertian kamu terhadap keanehanku (begitu pun sebaliknya), seperti di tawarkan dalam piring-piring buffet dengan silver platter yang menyala rapih. Dan kuambil. Kukonsumsi. Namun, aku masih kelaparan. Lalu kuambil, kukonsumsi kembali. Dan aku, tetap kelaparan. Saya bisa menyalahkan ini kepada sifat aku yang menagih -dan tidak pernah puas-, atau kepada kamu yang terus menawarkan cita-rasa yang tak kunjung habis. Atau, kepada keduanya. I can only sum it up: I. Can’t. Get. Enough. Of. You.
Waduh. Maaf, lagi puasa,
jadi analoginya nyambung ke makanan. :D
Tuh kan. Maybe I can’t find cool analogies, pretty metaphors, or write a lovey dopey poem (you know, yang kayak “ketika langit tak berbintang, maka aku..”. Damn, Triple hoek dengan cuh.
So, I’m gonna make this ultra-simple,
the most primitive form of telling how I feel: “I love you”.
And I love being with you! I love your giggle, your silly grin, your energetic story-telling (with your hands waving aroud), your sharp bitchiness. I love our awkwardness when our hands meet, and the fact we act it cool.Oh and I love the way you walk, the way you dance, the way you sing (god, the way you sing make angels sound like Doraemon!) and how you apply your personality in a paste. I love the look in your eyes when you showed me those MJ videos, Bruce Lee interviews, those reflective eyes, longing for perfection, filled with deep thoughts and ambitions. The ambitions that I share. The way of thinking that I understand. The unconventional person, you are. You are the odd-shaped jigsaw puzzle that I’m looking to fit. And you completed me.
Thus, when they ask me: why do you love her?
I can safely say: what is not to love?
So, I am welcoming you to my life.
Now, let’s do this together, love. :)
Buat temen2 di UMM TI pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya, yg mau nyari software borland C++ (buat ngerjain pemrograman) sekarang gk perlu nyari jauh2 lagi. Karna bisa anda dapatkan disini...
DOWNLOAD AJA...
Halo temen2 semua..!!!
Kali ini saya mau ngasih tau buat kalian semua gimana untuk mengetahui status domain, n kita juga bisa tau situs domain itu milik siapa.. Kita dapat melihatnya dengan mengunjungi situs ini..
Dari situ kita bisa lihat hasilnya caranya mudah dengan kita menginputkan nama domain yang ingin kita cek..
PSEUDOCODE
n=jumlah data
1. Mengurutkan Data
For I=1 to (n-1)
For J=I to (n-1)
If A(I) > A(J+1) then
Z=A(I)
A(I)=A(J+1)
A(J+1)=Z
Next J
Next I
For I=1 to n
Print A(I)
Next I
2. Mencari Nilai Minimum
For I=1 to (n-1)
For J=I to (n-1)
If A(I) > A(J+1) then
Z=A(I)
A(I)=A(J+1)
A(J+1)=Z
Next J
Next I
Print A(I)
3. Mencari Nilai Maximum
For I=1 to (n-1)
For J=I to (n-1)
If A(I) > A(J+1) then
Z=A(I)
A(I)=A(J+1)
A(J+1)=Z
Next J
Next I
Print A(n)






